TUGAS PERTEMUAN 3 || RESUME PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER
modem adalah suatu perangkat komunikasi yang berguna sebagai alat komunikasi dua arah sehingga jaringan internet dapat diterima perangkat komputer atau monile dengan lebih baik.
Modulator berfungsi untuk menghantarkan data dalam bentuk sinyal informasi ke sinyal pembawa atau carrier agar dapat dikirim pemakai melalui media-media tertentu. Prosesnya disebut dengan proses modulasi. Dalam proses ini data yang berbentuk sinyal digital di komputer akan diubah menjadi sinyal analog.
Sedangkan demulator berfungsi untuk mendapatkan kembali data yang dikirim oleh pengirim. Pada proses ini, data akan dipisahkan dari frekuensi tinggi dan data yang berupa sinyal analog akan dirubah kembali menjadi sinyal digital agar dapat dibaca oleh pengguna komputer.
Fungsi Modem
Lewat penjelasan pengertian modem di atas, maka kamu dapat mengetahui bahwa fungsi modem secara umum untuk mengubah komunikasi dua arah dari sinyal digital menjadi sinyal analog maupun sebaliknya. Sinyal yang dikirimkan dari komputer atau laptop akan dirubah menjadi sinyal analog terlebih dahulu oleh modem kemudian akan ditransmisikan melalui kabel koneksi untuk diantarkan ke komputer-komputer lainnya.
Seiring perkembangan teknologi, modem telah dikembangkan dengan berbagai fitur seperti voice modem yang dapat berfungsi sebagai saluran radio, percakapan telepon ataupun audio lainnya. Modem juga punya fungsi khusus, yaitu untuk meminimalisir tingkat kesalahan ketika melakukan transmisi sinyal dan modem juga akan memeriksa informasi yang diterima apakah dalam kondisi rusak atau tidak dengan metode checksurn.
Apabila terjadi kesalahan dan kerusakan maka data tersebut akan dikembalikan lagi ke tempat semula atau pengirim.
Jenis-Jenis Modem
Modem Eksternal
Jenis-jenis modem pertama yaitu modem ekternal. Modem eksternal merupakan alat yang digunakan komputer agar dapat mengakses internet.
Data yang berasal dari komputer berbentuk sinyal digital akan diubah menjadi sinyal analog. Apabila modem menerima data berupa sinyal analog akan diubah menjadi sinyal digital untuk diproses lebih lanjut melalui komputer.
Modem eksternal biasanya dipasang di bagian luar CPU seperti serial port atau USB CP. Keunggulan modem eksternal adalah dapat mudah dibawa kemana-mana dan mudah dipindahkan kemanapun.
Modem Internal
Jenis-jenis modem selanjutnya modem internal. Jenis modem ini terpasang secara internal di mana sinyal analog yang tiba akan diubah menjadi sinyal digital dan secara langsung dikirim ke komputer.
Biasanya modem ini dipasang pada bagian dalam CPU seperti slot PCI. Modem internal dapat digunakan untuk card modem komputer, slot PCI, slot ISA. Keunggulan dari modem ini adalah cara pemasangan modemnya yang sangat mudah dan harganya yang relatif murah. Modem ini sering dikenal dengan On-Board Modem.
2. Switch
switch merupakan sebuah komponen jaringan komputer yang berfungsi menghubungkan beberapa perangkat komputer supaya bisa melakukan pertukaran paket baik itu menerima, memproses serta meneruskan data menuju perangkat lainnya.
Fungsi Switch
Sesudah memahami apa itu switch, selanjutnya Anda juga perlu memahami fungsi switch. Dimana secara umum fungsi switch yaitu menjadi concentrator yang dapat menerima serta membagikan data antar perangkat komputer. Berikut beberapa fungsi switch yang perlu Anda ketahui.
Looping Avoidance
Looping merupakan perputaran data yang terjadi di port switch saja. Dimana switch bisa dipakai untuk mencegah terjadinya looping ketika menerima data yang tidak diketahui tujuannya. Kemudian data yang diterima akan diteruskan ke IP Address tujuan melalui pemblokan di salah satu port yang terhubung dengan perangkat lainnya.
Meneruskan Data Frame
Switch juga dipergunakan untuk menyaring dan meneruskan data frame ke alamat yang sedang dituju. Selain mengirimkan data ke alamat tujuan, penerusan data frame juga akan dilanjutkan ke alamat MAC dan port tertentu. Hal ini dapat mengurangi adanya peristiwa tabrakan saat proses pengiriman data.
Address Learning
Address learning pada switch berfungsi mencatat alamat MAC antar perangkat jaringan yang sedang terhubung. Saat switch sedang proses menerima data, maka switch juga melakukan pencatatan MAC address dari pengirim sekaligus mempelajari kemana arah data tersebut akan dikirim.
Jenis-Jenis Switch
Bagi Anda yang ingin tahu lebih jauh tentang apa itu switch, sebaiknya ketahui juga jenis-jenis switch. Adapun jenis-jenis switch antara lain sebagai berikut:
Unmanaged Switch
Jenis switch satu ini termasuk dalam kategori yang paling murah diantara jenis lainnya di pasaran. Biasanya jenis ini juga sering dipakai di kantor atau di rumah dengan skala kecil. Unmanaged switch mempunyai fungsi utama sebagai pengelola aliran data antara printer dan beberapa komputer serta antar perangkat lain. Selain itu, jenis switch ini juga dapat dipakai secara langsung tanpa membutuhkan pengaturan yang rumit, Unmanaged switch memiliki kelebihan dari segi instalasinya yang mudah serta harganya yang relatif lebih murah.
Managed Switch
Managed switch mempunyai kelebihan adanya user interface dibandingkan jenis switch lainnya. Dengan kelebihan tersebut maka dapat memudahkan penggunanya ketika mengkonfigurasi switch. Anda bisa melakukan beberapa metode konfigurasi seperti menggunakan console, interface dan yang paling canggih melalui internet.
Smart Switch
Jenis switch ini sudah mengalami modifikasi karakteristik yaitu berada diantara jenis unmanaged switch dan managed switch. Namun untuk smart switch ini pengaturan dan konfigurasinya memanfaatkan teknologi berupa web base. Jenis switch ini memiliki kelebihan berupa kemampuan pengaturan otomatis dan bisa diubah sesuai kebutuhan jaringan komputer.
Enterprise-Managed Swicth
Enterprise-managed switch adalah switch yang dipakai oleh perusahaan besar sehingga membutuhkan jaringan sebagai pemonitor sekaligus mengkonfigurasi. Hal ini disebabkan konsep topologi jaringan yang lebih komplek dibandingkan jenis lain. Selain itu, jenis switch ini juga berbeda dengan jenis switch lainnya dari segi jumlah pengelola dan kemampuan pendukung perangkat. Biasanya hanya sekitar 4-8 port khusus untuk perangkat ethernet.
Fungsi Hub
Hub memiliki fungsi agar suatu perangkat dapat saling terhubung satu sama lain dan sekaligus juga dapat berbagi mengenai berbagai macam informasi seperti dokumen dan file lainnya. Dengan demikian, komputer yang terhubung dengan hub bisa saling bertukar data. Biasanya hub ini menggunakan sistem jaringan LAN kecil yang hanya memiliki kompleksitas jaringan yang tidak terlalu tinggi. Secara umum, hub dibedakan menjadi 3 jenis, antara lain;
- Passive hub, adalah hub yang mempunyai kemampuan untuk menerima dan mengirimkan data dari satu perangkat ke perangkat lain yang terhubung dengan hub
- Active hub, adalah hub yang menerima data dari perangkat yang terhubung dengan hub ini. Lalu kemudian mampu untuk memperkuat keamanan data sebelum dikirimkan ke perangkat lain yang terhubung pada hub tersebut
- Intelligent hub, yakni adalah hub yang dilengkapi dengan fungsi-fungsi tambahan yang berguna, sehingga dengan itu dapat melakukan pengaturan dan pemeriksaan terhadap arus pergerakan data yang terjadi pada hub tersebut
Fungsi Repeater antara lain yaitu:
Macam Jenis Repeater
Telephone Repeater
Optical Communications Repeater
Radio Repeater
Bridge connection merupakan perangkat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local Area Connection) dengan jaringan lokal yang lain. Bridge mempunyai kelebihan yaitu dapat mengbungkan tipe jaringan komputer yang berbeda seperti Ethernet dengan Fast Ethernet.
Bridge berjalan pada Data Link Layer pada network model OSI (Open System Interconnection). Oleh karena itu Bridge dapat menghubungkan jaringan komputer dengan metode transmisi atau medium access control yang berbeda. Selain itu Bridge juga dapat mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya.
Fungsi Bridge
Bridge yang merupakan alat untuk menghubungkan dua buah jaringan komputer LAN yang saling terpisah. Melalui Bridge ini, tiap user di kedua jaringan komputer LAN tersebut bisa saling berkomunikasi dan bertukar data. Selain fungsi dasar tersebut, Bridge juga memiliki fungsi lainnya seperti:
Menghubungkan 2 Jaringan LAN yang Terpisah Jarak
Pada fungsi Bridge bagian ini dapat diartikan semisal, sekolah yang terdiri dari beberapa bangunan yang saling terpisah satu sama lain. Nah, jika setiap gedung memiliki jaringan LAN sendiri dan saling terhubung dengan Bridge, maka Bridge pastinya akan lebih ekonomis, daripada harus menyambungkan semua tempat dengan kabel.
Memudahkan Mengelola Jaringan Sendiri
Jika setiap departemen di dalam sekolah memiliki kepentingan dan perangkat, server, atau workstation berbeda, maka akan lebih efisien jika memiliki jaringan LAN sendiri-sendiri. Kepentingan atau tujuan departemen yang berbeda akan lebih nyaman bekerja, jika memiliki jaringan komputer otonom sendiri. Jika ingin terhubung ke departemen lain, maka bisa dengan menggunakan bantuan dari Bridge ini.
Mengurangi Beban Jaringan
Fungsi Bridge dalam hal ini misalnya ada banyak user yang mengakses data berukuran besar dalam server dalam waktu bersamaan. Jika hanya mengandalkan satu LAN tunggal saja, maka akan menghambat performa jaringan dalam memenuhi permintaan setiap user. Oleh karena itu, alangkah lebih baik menggunakan banyak LAN namun saling terhubung ke server melalui Bridge.
Fungsi Bridge Lainnya
Fungsi Bridge lainnya bisa memperkecil jaringan yang luas menjadi lebih kecil dan mampu memonitor hal tersebut. Bridge juga mmapu mengontrol broadcast jaringan yang melalui Bridge.
Fungsi Bridge juga mampu memindahkan data melalui intermediate network dengan tipe protokol sama sekali berbeda. Fungsi Bridge juga mampu mengopi frame data dari satu jaringan dengan syarat jaringan itu masih terhubung dengan Bridge dan jaringan yang lainnya.
Macam-macam Bridge
Terdapat beberapa macam Bridge yang digunakan. Tentunya Bridge ini memiliki fungsinya masing-masing. Kali ini, ada tiga jenis Bridge yang paling umum digunakan untuk membantu, membagi, dan menghubungkan satu jaringan ke jaringan yang lainnya. Berikut macam Bridge yang biasa digunakan:
Bridge Lokal
Yang dimaksud dengan Bridge lokal adalah sebuah Bridge yang menghubungkan satu jaringan dengan jaringan yang lain yang lingkupnya masih lokal. Lokal dalam hal ini berarti masih dalam satu sistem jaringan. Bridge lokal lebih pendek dan sederhana.
Bridge Remote
Bridge remote jangkauannya lebih luas ketimbang Bridge lokal. Bridge remote menghubungkan LAN satu dengan LAN yang lain. Dari hubungan ini terbentuklah sebuah sistem jaringan yang disebut dengan WAN atau Wide Area Network.
Bridge Nirkabel
Bridge nirkabel memiliki fungsi yang lebih rumit dan berat ketimbang dua jenis Bridge yang sebelumnya. Bridge nirkabel ini bertugas menghubungkan jaringan LAN kabel dengan LAN nirkabel atau beberapa media yang koneksinya menggunakan sistem wireless.
6. NIC (Network Interface Card)
NIC adalah peralatan elektronik yang dibuat di sebuah papan PCB dan melaksanakan sebuah konversi sinyal sehingga sebuah workstation tersebut dapat mengirim serta juga menerima data dalam jaringan.
NIC ini sering juga disebut dengan ethernet card atau LAN card. NIC berbentuk kartu jaringan yang dipasang pada slot ekspansi pada komputer.
Nah, untuk memasang NIC, slot yang diperlukan adalah berupa slot PCI atau juga ISA. Selain itu ada juga beberapa card yang dipergunakan khusus untuk laptop atau notebook dengan socket PCMCIA. Sedangkan untuk output portnya itu dapat berupa port BNC, AUI (Thick Ethernet), dan UTP.
Dalam prosesnya, sebuah NIC mempunyai alamat khusus yang disebut sebagai ethernet address atau MAC address. Alamat ini merupakan berupa kode heksa 48-bit. Tiap-tiap NIC itu mempunyai alamat yang berbeda.
Jadi jika suatu komputer hendak berkomunikasi dengan komputer lainnya maka ia akan memancarkan suatu sinyal untuk mencari alamat NIC yang dituju. Apabila alamat tersebut telah/sudah ditemukan, maka komunikasi antar dua kartu ethernet dapat/bisa dilakukan.
Apabila NIC yang dituju itu ternyata tengah/sdang menangani komunikasi dengan kartu ethernet lain nya, maka terjadi tabrakan data atau juga collision. Keduanya itu kemudian akan berhenti memancarkan sinyal, menunggu untuk kembali memancarkan sinyal itu dalam waktu yang acak, sehingga kemudian bisa/dapat berkomunikasi kembali.
Fungsi NIC
– Sarana menerima serta mengirimkan data dengan melalui kabel jaringan.
– Sebagai sarana transfer data ke komputer lain dengan terlebih dahulu mempersiapkan data dari komputer supaya dapat dilewatkan ke media penghubung.
– Sebagai kontrol aliran data antar komputer serta juga sistem perkabelan.
– Sebagai penerima data yang ditransfer dari komputer lain lewat kabel serta menterjemahkannya juga ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer.
Jenis NIC
Secara umum ada dua bagian NIC yakni Network Interface Fisik dan NIC Logis. Berikut penjelasan tentang keduanya.
1. NIC Fisik
NIC fisik adalah sebuah Network Interface yang bisa didefinisikan itu secara fisik, berbentuk kartu serta ditancapkan pada slot di dalam motherboard.
NIC fisik ini adalah yang biasa digunakan sehari – hari dalam komputer atau leptop orang pada umumnya. Atau yang mempunyai port RJ – 45 untuk dapat mengkoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.
2. NIC Logis
NIC Logis adalah NIC yang tidak bisa didefenisikan secara fisik. NIC Logis ini ini merupakan sebuah software dan/juga sebuah program yang dibuat untuk dapat mendefinisikan dirinya sendiri bahwa seolah – olah ia itu sebuah Network Interface Card.
Tugas Utama dari NIC
7. Access Point
pengertian access point adalah perangkat keras jaringan komputer yang menghubungkan piranti nirkabel (tanpa kabel) dengan jaringan lokal menggunakan teknologi seperti wifi, bluetooth, wireless, dan lain sebagainya.
Access point juga sering disebut dengan wireless local area network (WLAN). Perangkat ini berfungsi untuk mengirim dan menerima data yang berasal dari adapter wireless.
Fungsi Access Point
Fungsi utama access point adalah mengizinkan atau menolak perangkat untuk terhubung dengan jaringan lokal yang sama.
Berikut ini fungsi-fungsi access point secara rinci:
- Fungsi access point adalah sebagai penyebar sinyal internet kepada perangkat yang terhubung melalui gelombang radio.
- Access point adalah penghubung antar jaringan, yaitu jaringan lokal yang memakai kabel dengan jaringan nirkabel seperti wifi, wireless, bluetooth dan lain sebagainya.
- Access point juga dapat digunakan untuk mengatur IP address secara otomatis terhadap perangkat yang terhubung.
- Dengan dilengkapi fitur keamanan WEP atau WAP yang biasa disebut shared key-authentication, access point dapat digunakan sebagai pengaman.
Fungsi Router
Fungsi router adalah sebagai berikut:
- Fungsi utama router adalah untuk menghubungkan beberapa jaringan untuk menyampaikan suatu data.
- Mentransmisikan suatu informasi dari jaringan satu ke jaringan lain dengan sistem kerja seperti bridge sehingga memungkinkan komputer saling berkomunkasi.
- Menghubungkan atau mengkoneksikan dua jaringan dengan media yang berbeda. Contohnya pada router wireless yang dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio atau kabel UTP. Dengan demikian, router dapat disambungkan pada alat elektronik lainnya seperti komputer, laptop, gadget, dsb.
- Fungsi router lainnya adalah dapat menghubungkan jaringan lokal ke koneksi DSL atau disebut juga dengan DSL router. DSL router umumnya juga memiliki fungsi firewall atau melindungi data untuk mencegah ancaman yang dapat ditimbulkan dari jaringan internet. Dengan demikian, fungsi router ini umumnya untuk memblokir lalulintas data yang mencurigakan dan mencegah adanya broad cast strorm yang menyebabkan kinerja jaringan melambat.
- Menyimpan routing table untuk menentukan rute terbaik antara LAN ke WAN.
- Untuk membaca alamat logika IP address source and destination. Pembacaan alamat ini yang kemudian dapat menentukan routing dari LAN satu ke LAN lainnya.
Jenis-jenis Router
Jenis-jenis router terbagi berdasarkan mekanismenya dan berdasarkan pengaplikasiannya.
Berdasarkan Mekanismenya
Berdasarkan mekanismenya, jenis router adalah sebagai berikut:
Router Statis
Router statis adalah jenis router yang memiliki tabel routing dengan kondisi statis atau stabil dengan pengaturan secara manual. Kelebihan dari router statis adalah adanya administrator yang mengatur router mana yang boleh dilalui dan tidak, serta prosesnya dilakukan dengan cepat dan mudah.
Namun kekurangan dari router statis ini adalah administrator harus memahami sistem yang ada dalam routing serta oraang yang ahli bidang jaringan.
Router Dinamis
Router yang memiliki tabel routing secara dinamis. Router dinamis ini dilakukan dengan cara membaca rute jaringan dan dapat berhubungan dengan router lainnya.
Adapun kelebihan dari router dinamis yaitu praktis dan efisien karena tidak memerlukan administrator dan bekerja secara otomatis, serta cocok digunakan untuk jaringan yang besar dan luas. Kelemahannya tidak dapat mengontrol kemana jaringan akan pergi.
Router Wireless (Wifi Router)

Dari namanya, router wireless adalah jenis router yang tidak memerlukan perantara seperti kabel. Router wireless ini contohnya adalah wifi router yang tidak mengandalkan kabel dan hanya menggunakan sambungan wireless melalui perantara udara.
Wifi Router saat ini mulai banyak diterapkan karena praktis dan memberikan kemudahan kepada penggunanya. Kelebihan menggunan wifi router adalah tidak memerlukan kabel sehingga mudah saat melakukan instalasi.
Kelebihan lain dari wifi router ini adalah dapat dipasang dimana saja, cukup menggunakan 1 modem untuk beberapa komputer, dan dapat dijadikan sebagai Access Point sehingga mudah terhubung dengan alat elektronik lainnya seperti laptop, notebook, smartphone, gadget, komputer yang terhubung dengan wifi router.
Contoh dari wifi router adalah router TP Link. Router TP Link memiliki berbagai macam tipe seperti router TP Link TL-WR840N, router TP Link TL-WR941HP, router TP Link MR6400, dsb.
Router TP Link biasa digunakan di Indonesia untuk router kelas menengah yang berfungsi untuk menyediakan jaringan baik di rumah atau perkantoran.
Router ini dapat diakses melalui wifi dan LAN melalui IP akses tertentu. Untuk router TP Link TL-WR941HP memiliki 3 fitur utama yaitu:
- Router Mode untuk akses internet,
- Range Extender untuk memperluas jangkauan wifi,
- Access Point sebagai koneksi WAN dari router lain ketika ingin menggunakan koneksi USB Modem 3G/4G.
Berdasarkan Pengaplikasiannya
Adapun berdasarkan pengaplikasiannya, jenis router adalah sebagai berikut:
Router PC
Router PC adalah sebuah komputer yang digunakan sebagai router. Di dalamnya terdapat sistem operasi dimana mempunyai fasilitas untuk berbagi IP Address. Sistem operasi yang banyak dipakai saat ini yaitu mikrotik. Mikrotik adalah perangkat lunak yang berfungsi sebagai pengaturan banwith, firewall, hotspot gateway, web proxy, hingga VPT.
Pembuatan router PC ini tidak memerlukan komputer dengan spesifikasi tinggi. Minimal spesifikasinya komputer dengan prosesor pentium dua, hard drive 10 GB dan RAM 64 serta memiliki LAN Card di dalamnya.
Router Aplikasi
Router aplikasi adalah router yang berbentuk aplikasi sehingga penggunannya perlu di install pada sistem operasi komputer terlebih dahulu. Kemudian, sistem operasi tersebut yang memiliki fungsi sebagai router. Contohnya adalah WinRoute, WinGate, WinProxy, Winroute, SpyGate, dsb
Router Hardware
Router hardware adalah router yang berbentuk hardware atau perangkat keras yang memiliki kemampuan untuk membagi IP Address. Router hardware juga memiliki fasilitas Access Point yang membagi jaringan internet pada suatu wilayah. Wilayah yang terdapat koneksi internet ini disebut dengan Hot Spot Area.

Komentar
Posting Komentar